Wednesday, 8 January 2014

Notes and Quotes from "Tuesdays With Morrie"

Saya baru aja menyelesaikan baca buku "Tuesdays with Morrie"-nya Mitch Albom. 
Iiiih.....telaaat banggeeet yaaa....secara ini buku first published-nya tahun 1997 kalo gak salah. 

Sebenernya udah pernah beli buku versi bahasa Indonesia-nya tahun 2007 lalu, tapi itu buku raib dipinjam temen sebelum saya pernah membacanya hehehehee...

Okeh, dalam tulisan ini saya murni mau menuliskan kembali quotes dari buku itu, yang hampir seluruhnya berasal dari Mr. Morrie Schwartz. Sebelumnya, sedikit penjelasan bahwa Mr. Morrie Schwartz adalah dosen dari si penulis (Mitch Albom) yang menderita penyakit ALS (Amyotropic Lateral Sclerosis), sebuah penyakit yang menyerang sistem saraf. Di hari-hari terakhir Mr. Morrie, si penulis kerap bertemu dengannya--his legendary coach--di hari Selasa untuk diskusi atau mendengarkan sharing dari Mr. Morrie ini tentang hidup dan kehidupan.

Kenapa juga saya tuliskan lagi beberapa quotes yang menarik buat saya di blog ini, tujuannya ya biar saya bisa baca lagi beberapa quotes yang menginspirasi saya (soalnya buku yang baru aja selesai saya baca itu bukan punya saya dan udah dikembalikan heheheheee.....) dan biar kalo anak-anak udah pada gede nanti, bisa ikutan baca juga dan hopefully bisa jadi bahan diskusi sama mereka.

Here goes several Quotes that I love :

·         Learn how to die, and you learn how to live
When you realize you are going to die, you see everything much differently #aboutDEATH

·         “Living means I can be responsive to the other person.
It means I can show my emotions and my feelings
Talk to them, feel with them..”

·         There’s no experience like having children
There’s no substitute for it
You cannot do it with a friend
You cannot do it with a lover
If you want the experience of having complete responsibility for another human being,
And learn how to love and bond in the deepest way,
Then you should have children #about FAMILY

·         This is part of what family is about, not just love…
But letting others know there’s someone who is watching out for them
Nothing else will give you that.
Not Money. Not Fame. #about FAMILY

·         There is no formula to relationship.
They have to be negotiated in loving ways,
with room for both parties,
what they want and what they need,
what they can do and what their life is like


·         Wherever I went in my life, I met people wanting to gobble up something new.
These people were so hungry for love that they were accepting substitute material things for love.
They were embracing material things and expecting a sort of hug back.
But it never works.
You can’t substitute material things for love
or for gentleness…
or for tenderness…
or for a sense of comradeship..
Money is not a substitute for tenderness…
Power is not a substitute for tenderness.. #aboutMONEY

·         If you are trying to show off for people at the top, FORGET IT
They will look down at you anyhow..
And if you’re trying to show off for people at the bottom, FORGET IT
They will only envy you..
Status will get you NOWHERE
Only an OPEN HEART will allow you to float equally between everyone #aboutMONEY

·         Do the kinds of things that come from the heart
When you do, you won’t be dissatisfied
You won’t be envious
You won’t be longing for somebody else’s things..
On the contrary, you’ll be overwhelmed with what comes back #aboutMONEY

·         “I believe in being fully present.
That means you should be with the person you’re with
When I’m talking to you, I try to keep focused only on what is going between us
I’m not thinking about last week, what’s coming up, or anything else
I am talking to you. I am thinking of you.” #HowLoveGoesOn

·         “…Part of the problem is that everyone is in such a hurry
People haven’t found meaning in their lives
So they’re running all the time looking for it
They think the next car, the next house, the next job
Then they find those things are empty, too..
And they keep running…” #HowLoveGoesOn

·         “….I’ve learned this much about marriage
You get tested.
You find out who you are
Who the other person is
And how you accommodate or don’t..”  #aboutMARRIAGE

·         There are few rules I know to be true about love & marriage :
If you don’t RESPECT the other person, you’re gonna have a lot of trouble
If you don’t know how to COMPROMISE, you’re gonna have a lot of trouble
If you can’t TALK OPENLY about what goes on between you, you’re gonna have a lot of trouble
If you don’t have a COMMON SET OF VALUES in life, you’re gonna have a lot of trouble

Your values must be alike and the biggest one of these values is BELIEF IN THE IMPORTANCE OF YOUR MARRIAGE  #aboutMARRIAGE

·         “…It is sad, because a loved one is so important
You realize that, especially when you’re not doing so well
Friends are great, but they’re not going to be here on a night,
When you’re coughing and can’t sleep.
And someone has to sit up all night with you, comfort you, try to be helpful..” #aboutMARRIAGE

·         Every society has its own problem.
The way to do it, I think, isn’t to run away
You have to work at creating your own culture  #OurCulture

·         Here what I meant by building your own little subculture
I don’t mean you disregard every rule of your community
The little things, I can obey
But the Big Things—how we think, what we value
Those you must choose yourself
You can’t let anyone—or any society—determine for you
It’s the same for women not being thin enough,
Or men not being rich enough
It’s just our culture would have you believe
Don’t believe it  #OurCulture

·         No matter where you live, the biggest defect we, human beings, have is SHOTSIGHTEDNESS
We don’t see what we could be
We should be looking at our potential
Stretching ourselves into everything we can become  #OurCulture

·         People are only mean when they’re threatened
And when you get threatened, you start looking out only for yourself 
You start making money a God  #OurCulture


Friday, 3 January 2014

Be Healthy, Be Beautiful....Go Natural...Go Local...

Kali ini saya mau nulis tentang produk perawatan natural dan lokal punya. Awalnya saya tertarik pake produk ini karena rasanya udah jenuh dengan produk perawatan tubuh dan make up yang isinya banyak bahan kimia dan pengawet (biarpun masih dalam kadar aman).

Hasil browsing di beberapa Forum Online, dapetlah nama produk yang katanya alami dan ternyata produk lokal juga. Penasaran, akhirnya beli deh. Setelah beli beberapa produknya, akhirnya sekarang secara perlahan mulai mengalihkan sebagian besar produk perawatan tubuh kaya sabun muka, sabun mandi, shampo dan make up ke produk dari Green Mommy Shop. Apa itu Green Mommy Shop? baca detailnya di web http://gms.hadeyazah.org/ aja ya...(ketauan males nulis hahahhaaa....pardon me bu Deasi...).

Dalam tulisan kali ini, saya mau fokus memberikan testimoni atas beberapa produk GMS yang udah saya pakai. As being said before, saya pake produk GMS sepertinya sudah hampir untuk seluruh tubuh dueh...Dari segi harga, produk ini tergolong terjangkau untuk kategori produk alami. Apalagi kalo dibandingkan dengan produk kategori sama dari Luar Negeri kaya The B*** S***.

Oce deh, sekarang cap cuss aja ke testimonial yaaah....here we go...


1. Unscented Castille Soap

Ini adalah salah satu produk yang pertama kali saya beli dari GMS. Alasannya karena saya sedih liat kulit mas Bintang, anak pertama saya yang cenderung kering dan sensitif. Sekilas info tentang kondisi kulit Bintang, kulitnya suka bentol karena digigit nyamuk (nyamuk kayanya doyan sama mas Bin deh...) atau karena salah makan (makan telur misalnya). Nah, kalo udah bentol, biasanya digaruk dan akhirnya tertinggallah noda coklat bekas luka di kulitnya. Belum lagi problem kulitnya yang kering dan pernah terlihat agak bersisik (oh noo....masa batita 3 tahun kulitnya udah keriiing...*sedih*).
Pernah tergoda membeli Baby Lotion dan dicoba pakai. Gak ngaruh ternyata. Malah bikin kulitnya lengket, apalagi kalo dia banyak beraktifitas (anak ini mudah sekali berkeringat). Setelah baca testimoni di webnya GMS, akhirnya saya putuskan untuk coba beli deh. Sabun ini dipake buat Bintang (3y) dan Kayla (1,5y) dan sekalian bersihin kepalanya juga (as shampoo). Lembuuut banget dan Alhamdulillah setelah pemakaian rutin (abis 1 bar) dan dibarengin sama Lemongrass Oil sebagai pelembab dan pelindung kulit yang dipake setelah mandi, kulit Bintang jadi terasa lebih lembut dan noda bekas digigit nyamuk perlahan memudar.


2. Liquid castille Soap Base1kg

Basically sabun ini sama dengan sabun di atas, hanya saja ini berupa soap base yang konsentrasinya lebih (sangat) pekat, jadi bisa dicairkan dengan air dan dijadikan sabun pembersih serba guna. Kayanya bakal lebih irit niy pengeluaran karena bisa dijadiin sabun anak, sabun muka dan badan orang tuanya, sekaligus sabun cuci tangan. Malah kalo di webnya, bisa buat cuci sayur dan buah, jadiin pasta gigi (gak dicairkan), sabun cuci piring and many moreee..yeaaay...greaat....
Kemarin paket dari bu Deasi baru saya terima dan langsung saya praktekin bikin sabun cair (sekaligus shampoo) buat saya, anak-anak, dan sabun cuci tangan. Perbandingannya 1 (soap base) : 3 (air). Udah dicoba buat mandi, good...gak bikin kulit kering saya jadi kering...tapii buat yang biasa pake sabun komersil yang beredar di pasaran, jangan ngarep mandi dengan busa berlimpah yaaah...karena sabun ini kan gak pake SLS yang adalah bahan penghasil busa di sabun pada umumnya. Tenang, tetep bersiiih kok ;)





3. Lemongrass Oil
Naah...ini yang saya mention di nomer 1. Saya biasa gunakan Oil ini untuk pelembab kulit anak-anak, sekalian melindungi mereka dari gigitan nyamuk. Setiap abis mandi, saya olesin Lemongrass Oil di tangan dan kaki anak-anak. Alhamdulillah, perpaduan antara castille soap dan lemongrass oil ini bikin kulit Bintang dan Kayla lembab dan gak gampang digigit nyamuk. Oya, minyak ini juga cepet meresap dengan baik kok di kulit, jadi gak perlu takut merasa licin atau lengket di kulit. Bye bye deh sama produk bayi berpengawet...

4. Organic BB Cream Turmeric dan Bedak Turmeric-nya.
Saya suka bangeeet sama BB Cream Turmeric dan bedaknya. Kenapaa...karena aman di kulit, bikin kulit muka saya lebih lembab, terlihat lebih sehat dan iriiiiit.....Cukup dipake sekali di pagi hari sebelum berangkat kerja dan cukup diulas tipis-tipis aja, tahan awetnya sampe pulang kerja. Dulu sebelum pake BB Cream dan bedaknya GMS, seriing banget touch-up di kantor, eeh...malahan keliatan seperti pake topeng. 
Alhamdulillah warna BB Cream dan bedak turmeric nge-blend sangat baik di kulit saya yang coklat sawo mateeeng banget hehehehee...untuk pengaplikasian bedak, saya cukup ambil sejumput, taruh di telapak dan di balurkan ke wajah pake jari (lebih mudah nge-blend-nya daripada pake spons atau kuas).


5. Lip Color warna Reddish dan Safe the Coral (yg Warm Savannah belum dicoba)
Lip Color GMS ternyata oke juga...nge-blend dengan sangat baik di bibir, gak bikin kering dan paraben free.... Saya agak susah pilih lipstik. Beberapa merek yang saya beli rasanya yang menempel dengan baik di bibir dan bikin kering. Saking seringnya coba-coba lipstik, ada kali 10 biji lipstik yang nangkring di rumah, cuma dipake sekali atau dua kali. 
Pertama saya coba pake yang Reddish, warnanya di bibir saya jatuhnya sama dengan lipstik keluaran  Beau**sty** warna Romantic Terra . Lip Color GMS Lumayan awet juga warnanya (saya pake jam 05.30 tahan sampe jam 10.00). Kl pake warna Reddish ini, cukup sedikiiit aja (saya pake yg nempel di tutup dan hanya seujung jari) karena warnanya merona sekali. Saya campur dengan warna Safe the Coral sedikit supaya agak lebih coklat. Lip Color ini lembab di bibir dan 2 rekan kerja saya yang ikut nyoba juga suka dengan teksturnya di bibir mereka. Oya, selain saya pake di bibir, saya juga oleskan di pipi dijadikan blush on. Cukup sedikiiiit aja untuk menampilkan warna merona natural di pipi. Puas deh pake Lip Color ini. More to love, it's naturaaal.... 


6. Soap Nut
Saya pake sabun ini sebagai shampoo, atas rekomendasi mbak Dian Muslimah (DEx Jaksel) ketika saya minta saran untuk rambut kering saya yang suka rontok. Alhamdulillah, sejauh ini saya jarang liat rambut rontok yang biasanya adaaa aja. Sabun ini terasa kesat jika digunakan sebagai shampoo (apalagi bagi mereka yang biasa pake shampoo komersil yah). Nah untuk melembabkan rambut, saya suka kasih Lemongrass Oil setelahnya (soalnya kl di label katanya bisa jadi leave-in conditioner). Cukup beberapa tetes di telapak tangan, gosok-gosok kedua telapak tangan dan tempel ke rambut. Pemakaian lemongrass oil juga ini memberikan sedikit keharuman di rambut karena si sabun gak ada baunya.


7. Body Oil - Sandalwood Oil
Baru dibeli minggu ini dan tadi pagi adalah pemakaian perdana. Saya punya jenis kulit yang kering dan diusia 30 sepertinya jadi lebih kering lagi :( Tadi pagi sebelum ke kantor, saya coba pake beberapa tetes Sandalwood Oil (kaya pake body lotion gituh) dan ternyata, sukses melembabkan dengan baik. Tau kan kalo kulit kering digaruk pake kuku suka jadi ada garis putih? Naaah, abis pake Oil ini gak ada lho..daaan, lebih cepat meresap dan gak lengkat dibandingkan pake Body Lotion apapun yang pernah saya pake.
.

8. Blooming Beauty Serum
Belum bisa kasih banyak review karena baru 2x pake. Pakenya cukup setetes dicampur ke pelembab muka. Pemakaian pertama, saya coba dicampur di pelembab Natural Skin Brightening Butter dan yang kedua dicampur di BB Cream Turmeric. Minyak ini wangiiii dan manambah kelembaban.


9.  Natural Skin Brightening Butter
Belum bisa  kasih review karena baru sekali pake...
10. Coconut Deodorant
This is a must-have-item buat saya. Saya bisa gak pedeee kalo gak pake deodorant. Selama ini suka was-was aja rasanya kalo pake underarm deodorant yang dijual umum karena di beberapa artikel yang saya baca, kulit ketiak itu kan sensitif ya dan bahan-bahan kimia yang dioleskan disana bisa meresap kedalam lapisan kulit dan masuk ke tubuh. Akhirnya sekarang gak perlu khawatir lagi (diiih iklan bangeeet gak siy bahasanya... :p ), ketemu juga deodorant yang natural. Cukup baik menghindari BB dengan kadar aktifitas yang normal. Yang pasti, berasa tenang aja karena bahan-bahannya alami.


11. Lavender Essential Oil
Pake beberapa tetes untuk campuran sabun mandi dari Liquid Castille Soap dan sukses bikin sabunnya jadi wangi alami. Good.


12. 100% Pure Rose Water
Saya pake ini sebagai toner wajah. Abis mandi atau cuci muka, tuang beberapa tetes ke tangan, olesin langsung ke muka, tepuk-tepuk (saya gak pake kapas...rasanya sayang kalo si air mawar ini meresapnya malah ke kapas hehehehee *ogahrugi*). Baru abis itu muka ditemplokin sama pelembab atau BB Cream. Kadang kalo menuangnya agak kebanyakan, saya balurkan sekalian ke rambut biar wangi mawarnya nempel ke rambut sekalian hehehee...Selain itu saya pake juga air ini untuk melarutkan Green Mask. Pokoknya air ini multi-purpose banget deh...love it.


13. Herbal Vinegar Rinse
Sebelum beli pure rose water (karena waktu itu lagi out of stock), saya pake Herbal Vinegar Rinse ini untuk toner wajah dan leave-in conditioner rambut. Oke-oke aja siy, cuma baunya emang berasa jamu yaa.. :) Yang menarik, pas saya jerawatan karena PMS, saya coba basahkan kapas dengan si HVR ini dan ditemplokkan ke jerawat. Iiiih...senengnya...karena si jerawat jadi cepet kempes.
Mengingat HVR ini lebih diperuntukkan bagi kulit berminyak, saya jadinya beralih ke Rose Water untuk toner wajah (kulit saya cenderung kering). HVR cukup dipake untuk totol2 jerawat kala dia muncul saat PMS atau untuk kondisioner rambut ajah deh...


14. Green Mask
Pada pembelian pertama, saya rutin pake ini tiap abis mandi sore. Hasilnya, kulit wajah kerasa kenyal dan berasa sehat aja. Nemplokin ke mukanya gak usah lama-lama, cukup 2-3 menit aja. Abis itu bilas pake air aja. Baunya lembut dan muka terasa SEGAR...


15. Tropical Facial Mask
Baru sekali pake niy...enaak...melembabkan banget...gimana gak melembabkan banget, bahan-bahannya aja antara lain VCO, madu dan beeswax...review lebih dalam nanti ya setelah pemakaian lebih lanjut.


16. Vegetable Loofah
Maknyus rasanya mandi pake ini. Gosok-gosok badan, berasa daki rontok. Hehehehe..


17. Cacao Butter
Baunya coklat bangeeet....enak...Overall, melembabkan dengan baik. Kadang, sekalian pake di wajah, saya "menyalahgunakan" butter ini untuk dijadikan pelembab bibir hehehehe....


Hadeeeh...ternyata udah banyak juga yaaaa...Alhamdulillah, setelah beberapa lama pake yang natural kulit terasa dan terlihat lebih sehat. Hati juga jadi tenang tentuu...


Ohyaaa...akan dicoba berikutnya adalah Coffee & Cacao Body Scrub... kata bu Deasi di web http://gms.hadeyazah.org/ scrub ini  bermanfaat untuk meluruhkan kulit mati, mengurangi munculnya garis-garis halus dan hiperpigmentasi, kulit lebih kencang, membantu menyamarkan selulit, varises dan stretchmark.


Otreh....cukup sekian dulu review produk alias testimoni tentang GMS yaah...kalo mommies yang kebetulan baca merasa tertarik sama produk ini, silakan langsuung ke web-nya GMS. Atau, kalo mau beli di saya juga boleeeeh....apalagi kalo yang rumahnya sekitaran BSD, lebih lagi sekitaran komplek DeLatinos....bisaaa bangeet...(sounds like jualan bangeeet yah hahahahaaa....).

Thank for reading yaaa...hope it helps...



Cheers,
Resti


Monday, 7 October 2013

Kue Cubit

Sabtu kemarin pergi ke toko Melati di Passer Baroe (a.k.a Pasar Baru Jakpus). Selalu seneng pergi ke tempat ini karena banyak perabotan rumah yang bisa dibeli. Pas ngubek-ngubek, eh nemu wajan untuk bikin kue pukis. Harganya sekitar Rp. 67.000, bahannya tebel dan halus..jadinya beli deh.
Sesampainya di rumah sebenarnya udah gak sabar pengen ngejajal wajan baru ini, tapi setelah browsing resep kue pukis, kok pake ragi ya...duh, lagi dirumah eyang niy dan gak ada ragi-ragian. Yaah...ditunda dulu deh. Hari minggunya kepikiran Kue Cubit...browsing lagi dan yippeee...gak perlu pake Ragi dan bahannya simple.
Berikut bahannya:
·         150 gr tepung terigu
·         100 gr gula pasir
·         2 butir telur
·         100 ml susu cair
·         ½ sdt baking powder
Caranya tinggal aduk rata seluruh bahan....
·         Wajannya dipanasin dan dioleh margarine dulu,
·         setelah panas tuang adonan ¾ penuh.
·         Tutup wajannya, pake api kecil yaa....
·         setelah beberapa saat, buka dan liat permukaan adonan. Kalo udah mulai berbuih, silakan diberi topping yg disuka (keju atau meises),
·         abis itu dibalik satu-satu biar mateng atas bawah.
·         Tunggu beberapa saat, angkat kue..
·         Segera dioles mentega ke seluruh permukaan kue setelah diangkat ya...biar kuenya tetap lembut walo gak mau langsung dimakan.
Alhamdulillah karena bikinnya hari Minggu sore, pas anak-anak dan ponakan pada baru bangun tidur siang, kuenya langsung ludes dimakan. Cucok deh buat cemilan sore...gampang dan enak..
Gambarnya nunggu bikin lagi ya...(rencana mau bikin buat bekal mas Bin ke sekolah..)



Cheers,
Resti

Thursday, 3 October 2013

Children's Learning Disability

Artikel ini saya peroleh dari situs www.babycenter.com karena saya memang subscribe emails dari website itu. Website ini memberikan informasi yang lengkap untuk setiap tahapan perkembangan, mulai baby masih dalam kandungan sampe gede. So it’s very recommended site for new parents like me.

Eh, back to topic...kemarin email yang masuk membahas tentang Children’s Learning Disablity dan membuat saya tertarik untuk klik link-nya dan baca lebih lanjut. Sebagai orangtua yang mengalami Learning Disability (menurut asesmen diri saya sendiri hehehhee...) dan saat ini punya anak-anak yang sedang dalam Golden Period  (1 – 5 tahun), saya ingin mengetahui tentang LD ini supaya saya bisa punya early awareness kalo anak saya menderita LD (mudah-mudahan gak Ya Allah...Aamiin..).

Pada permulaan artikel, Learning Disability dicontohkan dengan perilaku anak yang kalo dibacain cerita, dia ngerti siy...tapi ketika diberikan pertanyaan yang terkait cerita itu sesudahnya, dia akan kesulitan untuk menjawabnya. Atau, seorang anak yang hafal urutan alfabet (A, B, C,..Z), tapi ketika kita tunjukkan hurufnya satu per satu, dia kesulitan atau kebingungan mengenali huruf apa itu.

Katanya, anak dengan Learning Disability ini biasanya punya tingkat intelegensi yang normal atau di atas normal, namun memiliki kesulitan mengekspresikan pengetahuan mereka. Kerena inilah, gak jarang mereka ngalamin rasa frustrasi, kesal / marah (anger), tingkat self-esteem yang rendah, bahkaaan...bisa sampe depresi...(duh!)
Learning Disability ini dibagi menjadi 3 Jenis:
1.       Speech or languae Learning Disability
2.       Reading, Writing, Math Skills Disability
3.       Coordination, motor skills or memory
Beberapa tanda awal yang perlu diperhatikan untuk mengidentifikasi apakah anak kita mengalami Learning Disability:
1.       Terlambat bicara
2.       Masalah pada pengucapan (pronounciation problem)
3.       Sulit belajar kata-kata baru
4.       Sulit belajar membaca
5.       Bermasalah dalam belajar angka, alfabet, nama-nama hari dalam seminggu, atau warna dan bentuk
6.       Tingkat konsentrasi yang lemah
7.       Sulit mengikuti perintah
8.       Kesulitan dalam memegang crayon atau pensil
9.       Kesulitan dalam mengancingkan baju, mengikat atau pasang resleting (zipping)
Sebagai orangtua, seriiing banget kita parno yeee ...maksudnya, takut kalo anak kita kurang begini-begitu, sehingga pas baca beberapa tanda di atas, mikir sendiri dalam hati “duh no. 2 iya, no. 4 iya, no. 6 iya...waduh, apakah berarti.....”

Huaaaa...jangan parno  dulu aaah Mom or Dad, untuk mendiagnosa seorang anak menderita Learning Disability atau tidak, gak sesederhana itu....perlu pengujian dan pengamatan dari seorang ahli perkembangan anak (psikolog anak misalnya). Lagipula, menurut tokoh yang namanya pak Liebman, Learning Disability belum bisa didiagnosa secara kuat sampai si anak duduk di kelas tiga.

Jadi, waspada boleeeh...tapii gak pake berlebihan juga kali yaa... J

Oya, Learning Disabilty itu sifatnya permanen. Oleh karena itu, sebagai orangtua kita harus memberikan dukungan dan mendampingi buah hati dengan pengalaman belajar yang positif. Akan lebih baik bila orangtua fokus pada kelebihan-kelebihan yang dialami sang buah hati.

Karena gak jarang anak yang menderita Learning Disability ini memiliki self-esteem yang rendah (gak pede dan menilai dirinya terlalu rendah), orangtua perlu memberikan dorongan terhadap skills dan minat yang dimiliki buah hati tercinta. Selain dorongan, 2 hal penting lainnya adalah Cinta (Kasih Sayang) dan Kesabaran. In Shaa Allah ya bun...namanya orangtua, kita pasti cintaaaa banget sama anak-anak kita dan tentunya mau memberikan kesabaran extra buat mereka.

Naah, selain dukungan itu...ada baiknya orangtua juga cari ahli yang punya ilmu dan kemampuan yang bisa menolong buah hati kita...kalo diperlukan, ikut juga dalam konseling psikologis.

Oceh deh...sekian ringkasan artikel yang saya baca. Gak lengkap memang (kalo mau lengkap, silakan meluncur ke web-nya atau cari sumber-sumber lain ya...). Saya menuliskan ini sebenarnya untuk saya, karena topik ini menarik untuk saya dan saya tulis di blog untuk memudahkan saya membacanya J

Cheers,
Resti

Monday, 16 September 2013

Birthday Cake Gagal

Jadiii...ceritanya hari ini (16 September 2013) saya ulang tahun....Kemarin, sepulang abah dan mas Bintang dari Cirebon, langsung pergi ke toko kue di Alam Sutera untuk beli Birthday Cake. Rencananya siiyyy....mau bikin Birthday surprise buat uminya. Tapi apa daya.....begitu sampe rumah, mas Bin sudah teriak-teriak dari dalam mobil, "Umii....umii...itu tuh, ada kue Ulang Tahun..." hahahahahaa....

Saking excited-nya mas Bintang sama kue ulang tahun itu, akhirnya bikin acara tiup lilin, nyanyi Happy Birthday dan potong kue jadi dilakukan malam itu juga (15 September 2013). Yaaah....gapapa deh ya mas...toh ngerayainnya juga cuma kita ber4 dan umi juga gak muda lagi untuk ngerayain hari ulang tahun. Jadi, sebenernya perayaan itu cuma buat mas Bintang happy aja hehehehee....

Tiup lilin done...gak sabaar pengen makan kue ultah yang dibeli abah. Kue ini udah diyakini ueenaaak...Red Velvet Cake buatannya The Har****. Nyuumm...nyuuumm....yang ada dipikiran saya pas potong kuenya. Beberapa kali makan kue ini dan kue lainnya dari toko kue ini, gak pernah mengecewakan. Slruupp...

Gigitan besar langsung masuk ke dalam mulut. Eh....kok...hmm....ini mulut saya yang salah atauuuu...

Coba lagi deh...nyam...

Lho...kok...hmmm...apa yang salah ya...kok rasanya agak aneh, gak seenak biasa...

Tanya ke abah, "abah, rasa kuenya aneh gak?"

"iya mi, kok pahit ya.."

Saya ambil sedikit crumble-nya yang warna merah di kue yang masih utuh, jauh dari potongan pertama. Hmmm...kok rasanya bitter di lidah ya...kenapa agak tercium, bau minyak tanah (meskipun gak tau juga itu bener bau minyak tanah or gak, tapi yang pasti pahit di mulut).

Gak percaya ah, masa siy kue hasil toko sebesar itu gagal begini....cicip lagi...bleh....iya bener ah, kuenya agak pahit di lidah dan after taste-nya gak banget. Potongan kue itu pun gak abis dan masuk ke tempat sampah, gak tega sama mulut dan perut rasanya.

Sisa kue yang masih besar Saya simpan di kulkas. Saya mau telepon toko kuenya ah...ngasih feedback soal kuenya yang terasa jauuuh beda dari biasanya. Toko kue sebesar dan terkenal gitu sayang banget kalo harus jelek namanya karena kualitasnya gak terjaga.

Dialling 021-531*****....lamaaa sekali dan di percobaan kesekian kali baru akhirnya telepon itu diangkat.
Saya jelaskan ke si mbak penerima telepon tentang "insiden" kue Red Velvet yang baru aja di beli sore itu (jam 4an). Si mbak bilang akan konfirmasi ke atasannya dan akan hubungi kembali.

Sejam setengah kemudian akhirnya mereka menghubungi kembali. Kali ini seorang pria yang bicara. Mungkin level jabatannya lebih tinggi dari si mbak penerima telepon sebelumnya. Dia bilang udah melakukan pengecekan terhadap semua kue yang ada di toko dan tidak ada yang bermasalah. Dia minta saya mengantarkan saja kue yang saya beli itu ke toko.

Karena itu sudah malam, mas Bintang dan abah baru aja pulang dari Cirebon (capek pastinya...), saya masih kurang sehat (flu berat melanda), dan malam itu sudah mendekati jam tidurnya Kayla, saya bilang "maaf mas, saya tidak bisa ke toko. Silakan saja toko yang ambil ke rumah saya". Mas dari toko itu bilang akan koordinasi dulu dan telepon saya kembali. "Okey", I said. Buat saya, feel free aja untuk ambil kuenya, toh itu kue gak akan masuk ke dalam mulut dan perut kami. Hanya akan masuk ke tong sampah.

Sekitar 20-30 menit kemudian, toko itu telepon lagi. Si mas dari toko kembali mengulangi tentang dirinya yang sudah mencicipi seluruh kue di toko yang tidak bermasalah...bla..bla.."iya, tadi juga sudah bilang begitu kan?!", potong saya dengan agak emosi. Ya...saya sudah tau dari penjelasan sebelumnya kalo di toko, semua kuenya gak bermasalah. Tapi kue yang ada di rumah saya, itu bener bermasalah. Wong saya sempet cicip lagi kok setelah si mas itu telepon (karena gak yakin juga...). Dan betul....lidah saya kembali merasakan pahit dan bau yang agak aneh.

Si mas itu bilang kalo pihak toko gak bisa ambil kuenya karena semua delivery man-nya lagi beredar. Saya siy percaya aja deh, hanya yang ada dipikiran saya adalah, pihak toko kue emang gak niat ambil kuenya karena sedari awal tidak ada sedikitpun menanyakan alamat rumah kami. Sebenernya jarak toko dengan rumah juga gak jauh-jauh amat kok...Toko di Alam Sutera, rumah saya di BSD City.

Mas dari toko itu mengatakan, untuk ke depannya guna mengantisipasi ketidakpuasan seperti ini, silakan menghubungi dia apabila saya ingin pesan kue. Saya dengan tegas bilang "Oh, kalau saya siy pengalaman ini untuk pelajaran mas. Saya tidak akan beli kue lagi di sana"

Yang bikin emosi sebenernya bukan masalah kuenya. Produk gagal itu pasti aja ada di dalam setiap proses produksi, meskipun peluangnya hanya sekian persen (kecil sekali). Yang saya sedikit sesalkan adalah pelayanan dari toko kue itu. Dari lamanya waktu untuk merespon dan respon yang diberikan, saya merasa tidak ditanggapi dengan serius. Well, siapa juga siy saya....kehilangan satu customer seperti saya mungkin tidak akan menjadi masalah besar untuk toko kue sebesar itu ya...

Well, pengalaman ini siy buat pelajaran saya aja...pelajaran ke depannya gak beli di toko kue itu lagi... :) pelajaran untuk diri sendiri biar lebih giat belajar bikin kuenya...Jadi kalo ada keluarga yang ulang tahun, kuenya mending bikin sendiri dari bahan-bahan yang alami dan aman...hehehehee.....

 




Macaroni Kukus Ayam

Sejak mas Bintang resmi jadi siswa Kelompok Bermain di Raudhah BSD, umi jadi sibuk putar otak tiap hari Senin, Selasa dan Kamis untuk nyiapin sarapan sekaligus bekal sekolah mas. Soalnya mas Bintang udah dijemput jam 7 pagi, walopun sebenernya sekolah start jam 8 pagi (gak sempet sarapan di rumah...)

Nah ini ada resep macaroni kukus ayam yang bisa buat bekal mas Bintang :
  • 70gr macaroni elbow, rebus s.d matang, tiriskan 
  • 2 butir telur Keju parut sesukanya :) 
  • Garam, gula, pala bubuk 
  • 150ml susu cair 
  • Kurleb 50gr ayam cincang 
  • Segenggam jagung pipilan
Caranya:
  • Kocok telur dg garam, gula, pala bubuk 
  • Masukkan susu perlahan, kocok rata 
  • Masukkan ayam cincang, jagung pipilan s.d rata 
  • Masukkan macaroni dan keju parut, aduk rata 
  • Masukkan adonan ke alumunium foil, 
  • masukkan ke kukusan yg udah dipanaskan terlebih dahulu 
  • Kukus kurleb 25menit s.d matang

Wednesday, 31 July 2013

Bye Mama...Thank You and Love You Always...


19 Juli 2013

Adalah hari tersedih dalam hidupku. Di hari ke 10 bulan Ramadhan 1434. Mama tercinta pergi untuk selamanya. Kepergian yang begitu cepat karena 2 hari sebelumnya kami masih mendengar tawanya saat beliau mendengar tingkah polah Bintang.

Oh mama, maafkan anakmu ini yg tidak sempat berjumpa denganmu untuk terakhir kalinya. Aku rindu pelukan hangatmu dan aroma tubuhmu yang selalu dapat menenangkan aku.

Aku ingat saat aku SD dulu, saat kau harus melaksanakan tugas kantor, menempuh pendidikan di Bandung selama 1 bulan lamanya. Aku begitu merindumu sampai aku tak rela membiarkan daster bekas pakai dirimu dicuci. Di daster itu aromamu begitu lekat. Aroma yg begitu lekat sejak aku baru dilahirkan. Setiap kali aku menciumnya, rasa nyaman dan aman langsung menyelimuti diriku. Itulah sebabnya dastermu selalu menemaniku saat tidur dan tiap kali aku rindu. Tak jarang pula daster itu bermandikan air mata rinduku.

Aku juga ingat saat kau harus dirawat di rumah sakit, saat aku duduk di bangku SMP. Begitu mengetahui dirimu tidak pulang ke rumah krn harus menjalani operasi di rumah sakit, hatiku begitu hancur. Airmataku berderai tak bisa aku kendalikan. Aku takut mama...aku takut sesuatu terjadi padamu dan aku tak bisa bertemu denganmu kembali. Aku takut kehilanganmu mama...

Tapi kau sungguh perempuan yg kuat. Kau kembali pulih dan menemani hari-hariku. Kembali memberikan pelukan hangat dan ciuman untuk putri nakalmu ini.

Dirimu dengan sifat keibuanmu tak pernah lelah untuk mendidik aku menjadi seorang perempuan yg baik, perempuan yg nantinya akan bertindak sebagai istri dan ibu. Mungkin itulah sebabnya kau selalu cerewet mengingatkan aku untuk belajar memasak serta belajar mengurus rumah seperti menyapu, mengepel lantai, mencuci dan menyetrika dan aktifitas rumah tangga lainnya.

Maafkan aku mama karena aku bukan putri yg mudah diberi tahu. Aku dengan sifat keras kepala ku seringkali membuatmu kecewa. Aku seringkali menyangkal apa yg kau suruh. Semakin kuat kau menyuruhku, semakin keras aku mengabaikannya.

Maafkan aku mama karena aku masih jauh dari figur seorang putri yang berbakti. Aku ingat saat aku kecil dulu, bagaimana kau sempat meneteskan air matamu saat aku menolak permintaanmu untuk sekedar memijat tubuhmu yang sudah lelah bekerja karena memenuhi kebutuhanku. Kau memberikan aku penjelasan dan pengertian dengan lembut bahwa kau tak pernah lelah saat dulu mengandung dan membesarkan aku, bahwa yang kau butuhkan saat itu hanyalah bantuan kecil untuk aku mengilangkan sedikit kepenatanmu. Seketika itu aku menangis dan meminta maafmu. Sejak itu aku berusaha untuk tidak mengecewakanmu, meskipun aku tahu aku tidak berhasil sepenuhnya.

Aku tahu, aku banyak sekali mengecewakanmu mama...Meskipun begitu, kau jarang sekali memperlihatkan rasa kecewamu padaku. Aku yakin pasti kau seringkali harus mengelus dada, dan menahan diri. Mungkin, kau pun tak jarang menitikkan air mata kekecewaan itu, tapi kau tak pernah memperlihatkannya kepadaku. Kau malah hadir sebagai sosok yang selalu menerima segala kekurangajaran anakmu ini dengan segala kesabaranmu. Kau selalu hadir sebagai seorang ibu yang selalu siap menyediakan setumpuk kasih sayang serta rasa aman dan nyaman untuk anakmu.

Mama, kau adalah contoh seorang istri dan ibu yang sempurna. Dibalik semua ketidaksempurnaanmu, kau sempurna di mataku. Kau melayani semua kebutuhan papa dengan baik. Kau menahan diri dari segala emosi yang muncul saat mengalami kekecewaan. Kau memperlakukan keluarga papa layaknya keluargamu sendiri. Kau ajari aku untuk melakukan yg sama. Melayani suami dengan baik dan memperlakukan keluarga suami dg hormat dan penuh kasih.

Mama, sebagai ibu kau begitu luar biasa. Bagaimana dirimu menahan keinginan agar dapat membahagiakan anakmu. Kau penuhi segala kebutuhan kami, fisik dan psikis. Kau selalu limpahi kami dg kasih sayang yg tak jarang kami terima begitu saja, taken for granted.

Mama...beribu berjuta kata yang aku coba untai untuk menggambarkan kebaikanmu tak akan pernah cukup. Kau selalu ada untuk ku mama, tapi aku, putrimu malah seringkali tak ada saat kau butuh.

Aku sangat ingat wajahmu dan tatapan matamu yang menyemangatiku saat proses kelahiran putra pertamaku, Bintang Fatih Al Ghazi, yang berlangsung cukup panjang. Kehadiranmu dan genggaman tanganmu disamping kasur bersalin, menambah tenaga untukku. Kau hadir mendampingi aku, rela untuk berdiri disampingku sejak pukul 14.00 sampai 20.00 (6 jam, Ma...). Doa yang tak pernah putus dari mulutmu mempermudah semua proses yang harus aku lewati. Mama...

Aku ingat bagaimana kau tak pernah lupa membaca Al-Fatihah setiap kali kau ingat anakmu sedang akan menghadapi berbagai peristiwa penting. Berkat doamu selama inilah aku dapat menjadi sosok diriku yang sekarang. Aku bisa berhasil menempuh pendidikan dengan baik, mendapatkan pekerjaan yang layak, pasangan yang baik, melahirkan anak-anak yang sehat dan cerdas dan hidup dengan nyaman dan layak saat ini juga tentu atas doamu, Mama...

Maafkan aku mama karena aku justru seringkali tak hadir saat kau membutuhkan aku. Malah, aku sering membuatmu khawatir dengan tidak memberikan kabar kepadamu. Aku anggap kau seperti diriku yang mudah lupa padamu. Padahal kau tak pernah bisa melepaskan bayangan anak-anakmu dari pikiran dan hatimu.

Mama, sekarang kau sudah tiada. Aku tak akan pernah bisa lagi memberikan bantuan yang kau butuhkan (yang tak pernah lagi kau sampaikan sejak aku menikah) ataupun membelikanmu barang-barang indah (yang tak pernah kau minta). Hanya doa yang bisa aku kirimkan untukmu Mama...

Mama, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk menjalankan perintahNya agar aku dapat tergolong sebagai anak shaleh. Allah sudah berjanji bahwa doa anak shaleh akan Dia terima. Aku ingin bisa selalu mendoakanmu mama. Sebagaimana kau selalu mendoakan aku sepanjang hidupmu.
I love u mama, I always will...


*peluk hangat dan kecup jauh dariku untukmu, Mama..*